Pengaruh Pemberitaan Bullying terhadap Sikap Mahasiswa di Sekolah Tinggi Komunikasi XXY

Main Article Content

Meisya Najelina
Poppy Ruliana

Abstract

Dengan adanya teknologi di era digital, masyarakat dengan mudah mendapatkan, membaca, dan menyebarkan berita atau informasi. Salah satu kekerasan yang menarik perhatian pada tahun 2019 adalah kasus bullying Audrey yang disebabkan karena saling kata-kataan di Twitter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pemberitaan media digital pada aspek kognitif, afektif, dan behavioral terhadap sikap mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi XXY. Konsep yang digunakan adalah berita dan media digital dan sikap. Paradigma yang digunakan adalah positivisme, analisis data berupa kuesioner yang berisi pernyataan dan memiliki populasi berjumlah 88 responden. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian survey, pengumpulan data dilakukan dengan beberapa tahap; tahap pertama adalah observasi lapangan, penyebaran kuesioner, dan penelusuran melalui website untuk memperoleh informasi dan data berupa jurnal yang berhubungan dengan penelitian ini. Analisis data nya menggunakan rumus skala likert. Hasil penelitian menjelaskan bahwa ada pengaruh pemberitaan yang kuat pada efek media dan sikap dalam kasus perundungan Audrey. Kesimpulannya adalah penelitian ini bertujuan untuk menguji kasus perundungan Audrey yang menunjukkan pengaruh yang kuat pada efek media dan sikap dengan menggunakan teori jarum hipodermik yang mempunyai efek yang berpengaruh.

Article Details

Section
Articles

References

Adi, A.P, Ridwan, S. (2009). Panduan Cepat Menguasai Twitter. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Alyusi, S.D. (2016). Media Sosial Interaksi, Identitas, dan Modal Sosial.

Duniapcoid. (2020). Pengertian Mahasiswa, Peran dan Fungsinya.

Efendi, Agus, Puwani Indri Astuti, Nuryani, T.P. (2017). Analisis Pengaruh Penggunaan Media Baru terhadap Pola Interaksi Sosial Anak di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Penelitian Humaniora.

Fadhil, H. (2019). Berawal dari Bully di Medsos, Begini Kronologi Kasus Audrey.†www.detik.com.

Fleetwood, N. R. (2020). New Media and Digital Culture.

Jalaluddin, R. (2009). Psikologi Komunikasi.

Kraidy, M. (2020). Social Change and the Media.

Kriyantono. (2016). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Martono, N. (2011) Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Maulita Putri, V(2020). Tahun 2019, Twitter Kembali Jaya di Indonesia. Rabu, 19 Februari.

Morisson. (2012). Metode Penelitian Survei. Jakarta: Kencana, Prenada Media Group.

Nurudin. (2016). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Grafindo Persada.

Ruliana, Puji, L. (2019). Teori Komunikasi. Pertama. Depok: Raja Grafindo Persada.

Siwi, Anastasia, Fatma Utami, Nur Baiti. (2018). Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Cyber Bullying pada Kalangan Remaja. Cakrawala 18(2): 257–62.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tambaruka, A. (2012). Agenda Setting Media Massa. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Tyas, Dyah Listianing, Djoko Santoso Budiyanto, Joko Alb. (2015). Pengaruh Kekuatan Media Sosial dalam Pengembangan Kesenjangan Digital.

Vardiansyah, Dani, Erna Febriani. (2018). Filsafat Ilmu Komunikasi. Jakarta: Indeks.

Zinggara, H. (2015). Dampak Teknologi Media Digital terhadap Perubahan Kebiasaan Penggunaan Media Masyarakat. 30.